BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Ia berkata kepada Allah bahwa malam itu, ia bersedekah kepada seluruh kaum muslimin dengan sesuatu yang paling berharga yang ia miliki: kehormatannya. Setiap muslimin yang pernah menyakiti, merendahkan, atau berlaku tidak adil kepadanya—ia maafkan seutuhnya dan ia infakkan pemaafan itu di jalan Allah. Tidak ada harta yang bisa ia berikan. Maka ia berikan kehormatan dirinya sebagai manusia merdeka, sebagai seorang muslim.

Doa itu naik ke langit ketujuh. Konon, ia menggetarkan Arasy.

Keesokan paginya, setelah shalat Subuh berjamaah, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berdiri dan bertanya kepada para sahabat: siapa yang tadi malam telah bersedekah?

Keheningan menyelimuti masjid. Tidak ada yang mengangkat tangan. Para sahabat saling berpandangan. Ulbah pun diam—ia bahkan tidak merasa telah bersedekah dalam pengertian yang sesungguhnya.



Follow Widget