RINGKASAN

  1. Puasa Ramadhan adalah rukun Islam yang wajib bagi Muslim yang mampu, namun ada keringanan bagi yang memiliki kondisi tertentu seperti sakit, hamil, menyusui, atau dalam perjalanan jauh.
  2. Puasa yang ditinggalkan karena kondisi tertentu wajib diganti (qadha) di hari lain, sesuai dengan firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 184.
  3. Pelaksanaan qadha puasa dapat dilakukan sepanjang tahun, dimulai setelah Ramadhan berakhir hingga sebelum Ramadhan berikutnya tiba.
  4. Jika qadha puasa ditunda hingga melewati batas waktu tanpa alasan syar'i yang sah, selain wajib qadha, juga dikenakan kewajiban membayar fidyah (memberi makan fakir miskin) untuk setiap hari puasa yang tertunda.
  5. Qadha puasa tidak harus dilakukan secara berurutan, yang terpenting adalah jumlah hari yang diganti sesuai dengan yang ditinggalkan dan diselesaikan sebelum Ramadhan tahun berikutnya tiba.
BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Fleksibilitas ini memudahkan umat untuk menyesuaikan dengan kondisi dan kesibukan masing-masing.


Wallahu a’lam bishawab. Semoga kajian ini bermanfaat dalam memahami ketentuan qadha puasa Ramadhan sesuai tuntunan syariat.



Follow Widget