RINGKASAN
- Perjalanan menuju Allah tidaklah mudah, melainkan seperti mendaki gunung yang membutuhkan kesabaran, jeda, dan kesigapan memanfaatkan kesempatan, terutama di bulan Ramadhan.
- Para salafus shalih mempersiapkan diri menyambut Ramadhan enam bulan sebelumnya dengan berdoa dan memahami bahwa tempat seluas satu cambuk di surga jauh lebih berharga daripada dunia seisinya.
- Tujuan utama puasa Ramadhan adalah untuk melatih dan menumbuhkan takwa, di mana surga disediakan bagi orang-orang bertakwa, bukan semata karena kekayaan, kesuksesan, atau pangkat.
- Ramadhan memiliki keutamaan besar: setan dibelenggu, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, ada pembebasan dari api neraka setiap malam, dan terdapat Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.
- Persiapan Ramadhan yang nyata meliputi meluruskan niat, memperbanyak doa, bertaubat dari dosa, menuntut ilmu tentang Ramadhan, serta latihan amal di bulan Sya’ban seperti puasa sunnah, shalat malam, dan membaca Al-Qur'an.
Kajian Subuh bersama Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA
Perjalanan menuju Allah bukanlah jalan yang datar dan mudah. Ia seperti mendaki gunung: melelahkan, membutuhkan jeda, dan kadang menuntut kita untuk berlari ketika ada kesempatan. Maka siapa pun yang diberi peluang untuk berlari mendekat kepada Allah, hendaknya ia bersegera. Salah satu momentum terbesar untuk itu adalah bulan Ramadhan.
Mengapa Ramadhan Harus Disiapkan Sejak Dini?
Pertanyaan yang sering muncul adalah: “Bukankah Ramadhan masih lama? Mengapa harus disambut sejak sekarang?” Padahal para salafus shalih telah memberi teladan. Enam bulan sebelum Ramadhan mereka sudah berdoa:
“Allahumma ballighna Ramadhan”
Ya Allah, sampaikan kami ke bulan Ramadhan.
Mengapa mereka begitu bersungguh-sungguh? Karena mereka memahami betapa mahalnya akhirat dan betapa hinanya dunia. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa tempat seluas satu cambuk di surga lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya. Maka, dunia sebesar apa pun—jabatan, harta, kekuasaan—tidak sebanding dengan satu jengkal surga.

Tinggalkan Balasan