RINGKASAN
- Komunitas Muslim di Inuvik, Kanada, yang terdiri dari sekitar 100 orang dari berbagai negara, menghadapi tantangan unik dalam menjalankan ibadah karena kondisi geografis Arktik yang ekstrem, termasuk fenomena siang dan malam abadi.
- Selama bertahun-tahun, komunitas Muslim Inuvik tidak memiliki masjid sendiri dan terpaksa meminjam tempat atau menggunakan gereja setempat untuk ibadah.
- Sebuah masjid modular bernama The Midnight Sun Mosque berhasil dibangun di Winnipeg dan diangkut ribuan kilometer ke Inuvik, mengatasi berbagai rintangan logistik dan cuaca ekstrem.
- Untuk menentukan waktu ibadah di Inuvik yang memiliki pola siang-malam tidak normal, komunitas Muslim mengikuti jadwal waktu ibadah kota Mekah.
- Kisah komunitas Muslim di Inuvik menunjukkan keteguhan iman dalam menghadapi kondisi lingkungan yang paling ekstrem, membuktikan bahwa cahaya spiritualitas dapat bertahan di mana pun.
Ibadah Mengikuti Waktu Mekah
Sejak masjid berdiri, pertanyaan besar muncul: bagaimana menentukan waktu ibadah jika matahari tidak mengikuti pola normal? Solusinya, komunitas Muslim Inuvik mengikuti jadwal waktu ibadah kota Mekah.
Jadi, ketika di Mekah waktu magrib tiba, meski matahari masih bersinar terang di luar, azan magrib tetap berkumandang di Masjid Midnight Sun dan jemaah pun berbuka puasa. Imam setempat mengaku awalnya terkejut saat keluar masjid setelah salat Isya pukul 11 malam, namun di luar masih terang benderang seperti sore hari. Lama-kelamaan, hal ini menjadi kebiasaan.
Selama Ramadan, suasana di masjid menjadi sangat hidup. Waktu berbuka mungkin terjadi saat matahari masih tinggi di langit, tetapi kehangatan dan kekhusyukan tetap terasa. Berbagai menu khas dari negara asal para jemaah memenuhi meja, menciptakan keragaman kuliner yang unik.
Kota Muda dengan Sejarah Panjang
Inuvik sendiri merupakan kota yang relatif muda. Dibangun pada 1953 ketika pemerintah Kanada memutuskan memindahkan penduduk dari kota tetangga Aklavik yang sering dilanda banjir akibat luapan Sungai Mackenzie setiap musim semi. Awalnya disebut New Aklavik, kota ini resmi diberi nama Inuvik pada 1958.
Seiring waktu, kota berkembang dengan berbagai fasilitas modern seperti sekolah, rumah sakit, arena olahraga, dan bangunan ikonik “Igloo Church” yang menjadi landmark kota.

Tinggalkan Balasan