RINGKASAN

  1. 1 Muharram, penanda awal tahun baru dalam kalender Hijriah, memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Islam, berbeda dari perayaan tahun baru Masehi yang bersifat meriah.
  2. Kalender Hijriah lahir pada masa Khalifah Umar bin Khattab sebagai solusi atas kebingungan penanggalan, dengan menjadikan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai titik awal.
  3. Hijrah bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan simbol keberanian, strategi, dan kepercayaan penuh kepada Allah SWT, serta merupakan momen pembangunan masyarakat dan fondasi peradaban Islam.
  4. Bulan Muharram memiliki keistimewaan sebagai 'bulan yang diharamkan' atau 'disucikan', di mana amal kebaikan dilipatgandakan namun dosa perbuatan buruk juga lebih berat timbangannya.
  5. Amalan utama di bulan Muharram meliputi puasa sunnah (terutama Asyura dan Tasu'a), sedekah, membaca Al-Quran, zikir, dan mempererat silaturahmi, serta menjadikannya momentum untuk introspeksi diri (muhasabah) dan menyusun resolusi spiritual.
BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

1 Muharram bukan hanya tanggal di kalender. Ia adalah cermin waktu yang mengajak setiap Muslim untuk hijrah—bukan melintasi gurun seperti Nabi SAW, tapi hijrah dari keburukan menuju kebaikan, dari kelalaian menuju kesadaran, dari diri yang lama menuju diri yang lebih baik.

Semangat hijrah itulah yang seharusnya hidup dan terasa di setiap pergantian tahun Hijriah.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan 1 Muharram dalam kalender Islam? 1 Muharram adalah hari pertama dalam kalender Hijriah, yang menandai awal tahun baru Islam. Penanggalan ini ditetapkan pada masa Khalifah Umar bin Khattab dengan menjadikan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah sebagai titik awal perhitungan tahun.

Apa saja amalan yang dianjurkan pada bulan Muharram? Amalan utama di bulan Muharram meliputi puasa Asyura pada 10 Muharram dan puasa Tasu’a pada 9 Muharram, memperbanyak sedekah, membaca Al-Quran dan berzikir, membaca doa akhir dan awal tahun, serta mempererat silaturahmi dengan keluarga dan sesama.

Mengapa peristiwa Hijrah dijadikan dasar kalender Islam? Para sahabat yang dipimpin Khalifah Umar bin Khattab memilih peristiwa hijrah sebagai tonggak kalender Islam karena hijrah merupakan titik balik terpenting dalam sejarah Islam—momen ketika Nabi SAW membangun komunitas Muslim pertama di Madinah dan meletakkan fondasi peradaban Islam.



Follow Widget