Penutup
Bapak Ibu sekalian,
Peristiwa Isra dan Mikraj bukan sekadar kisah perjalanan, tetapi ujian iman. Allah ingin memisahkan:
- Siapa yang beriman dengan yakin
- Siapa yang tahu kebenaran tetapi menolaknya
Karena itulah Allah menurunkan Surah Al-Isra sebagai pengabadinya.
Semoga kita termasuk umat yang memiliki iman seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq—iman yang kokoh, tidak goyah oleh logika, tidak runtuh oleh ejekan, dan tidak tunduk pada hawa nafsu.
Wallahu a‘lam bish-shawab.
Semoga bermanfaat untuk kajian subuh kita.


Tinggalkan Balasan