BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Keistimewaan Nabi Muhammad atas Nabi Musa

Ustaz Adi juga membandingkan keistimewaan yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad dengan Nabi Musa. Nabi Musa harus memohon dengan doa “Rabbisyrah li shadri” (Ya Allah, lapangkanlah dadaku) sebelum menghadapi Firaun yang kejam. Sementara Nabi Muhammad, tanpa meminta, langsung diberi kelapangan dada melalui turunnya ayat “Alam nasyrah laka shadrak” (Bukankah Kami telah melapangkan dadamu).

Kelapangan hati ini terbukti ketika Rasulullah dilempari batu di Thaif hingga berdarah-darah. Ketika Malaikat Penjaga Gunung menawarkan untuk menghancurkan penduduk Thaif, beliau justru menolak dengan penuh kasih sayang. “Mereka hanya belum paham. Semoga kelak lahir generasi baik dari mereka,” sabda Rasulullah.

Pelajaran untuk Kehidupan Masa Kini

Ustaz Adi menekankan pentingnya mengingat masa-masa baik ketika sedang menghadapi kesulitan. “Jika sedang jatuh dalam bisnis, ingatlah saat Anda meningkat. Allah tidak pernah meninggalkan Anda, ini hanya ujian untuk membuat Anda lebih hebat,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa orang yang ingin tampil cemerlang dalam hidup harus siap menghadapi tekanan, sebagaimana hukum Pascal dalam fisika yang menyatakan gaya berbanding lurus dengan tekanan.