“Wa wada’nâ ‘anka wizrak.”
Bukankah telah Aku angkat beban berat yang menekan pundakmu?
Dan janji itu ditegaskan berulang-ulang:
“Fa inna ma‘al ‘usri yusrâ. Inna ma‘al ‘usri yusrâ.”
Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.
Ayat ini kini bahkan tertulis di belakang truk dan mobil di jalanan. Meski sederhana, ia tetap membawa manfaat. Kita mungkin bukan ustaz, bukan ulama, tetapi setiap tulisan kebaikan bisa menjadi pengingat bagi orang lain.
Jika tak mampu menulis Arab, tulislah dengan huruf latin:
“Di dalam kesulitan ada kemudahan.”
Itu pun sudah bernilai dakwah.
Bekal Kehidupan yang Kekal
Rasulullah ﷺ mengingatkan:
Mâ akalta fanait.
Apa yang kita makan akan habis—bahkan berubah menjadi penyakit.


Tinggalkan Balasan