Penutupan dan Penyiraman Kubur
Setelah jenazah Rasulullah ﷺ dimasukkan ke dalam liang lahad, kubur beliau kemudian ditimbun dengan tanah. Bilal bin Rabah radhiyallahu ‘anhu—muazin kesayangan Rasulullah ﷺ—memercikkan air dari bejana gerba ke atas kuburan tersebut sebagai bentuk penyucian.
Dari arah kepala, beliau kemudian menaburi makam Nabi Muhammad ﷺ dengan batu-batu kerikil yang diperolehnya dari halaman rumah beliau. Terakhir, kubur beliau ditinggikan sedikit, sekira satu jengkal dari permukaan tanah, sesuai dengan sunnah Rasulullah ﷺ.
Sumur Gars di Masa Kini: Destinasi Ziarah Penuh Berkah
Kondisi Sumur Saat Ini
Hingga saat ini, Sumur Gars masih berdiri dengan kokoh di Madinah al-Munawwarah. Sumur ini telah mengalami beberapa renovasi untuk menjaga kelestariannya, namun esensi dan kesuciannya tetap terjaga. Air sumur masih mengalir jernih, dan banyak kaum muslimin yang datang untuk berziarah dan mengambil berkah dari air tersebut.


Tinggalkan Balasan