Mengasuh anak, mendidik, memandikan, menidurkan, hingga memeluknya dengan kasih sayang akan bernilai ibadah jika diniatkan karena Allah. Tolok ukurnya adalah:
apakah semua keputusan hidup kita selaras dengan apa yang Allah cintai?
- Sekolah anak: apakah mengenalkan Allah dan Al-Qur’an?
- Pakaian anak: apakah menutup aurat dan diridhai Allah?
- Tontonan dan mainan: apakah mendekatkan atau menjauhkan dari Allah?
Jika ada penyimpangan perilaku pada anak, jangan terburu menyalahkan anak, tapi awali dengan istighfar dan evaluasi diri sebagai orang tua.
Kurikulum Pertama Penghuni Surga: Shalat yang Khusyuk
Allah memulai ciri penghuni Surga Firdaus dengan shalat:
“(Yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya.”
(QS. Al-Mu’minun: 2)
Bukan sekadar menunaikan shalat, tetapi menjaganya dengan khusyuk dan konsisten. Shalat adalah sarana membangun hubungan yang kuat dengan Allah—hubungan yang terus terjaga meski dalam kondisi apa pun.


Tinggalkan Balasan