Doa yang Tulus di Tanah Suci
Saat wukuf di Makkah, sang ibu menangis haru. Ia berdoa agar Allah mengampuni seluruh dosa anaknya.
Namun Uwais berkata dengan lembut,
“Wahai Ibu, jika engkau diridhai Allah dan masuk surga, itu sudah cukup bagiku. Ridhamu adalah jalanku menuju surga.”
Karena ketulusan itu, Allah menyembuhkan Uwais dari penyakit kulit yang telah lama ia derita. Hanya tersisa satu tanda putih di lehernya—tanda yang kelak disebutkan Rasulullah ﷺ.
Rindu Bertemu Rasulullah ﷺ
Uwais telah memeluk Islam meski belum pernah bertemu Rasulullah ﷺ. Ia sangat merindukan untuk bertemu langsung dengan Nabi Muhammad ﷺ, namun selalu tertahan oleh baktinya kepada sang ibu.
Suatu ketika, ia meminta izin kepada ibunya untuk pergi ke Madinah. Dengan berat hati, sang ibu mengizinkan, namun berpesan agar Uwais segera kembali.
Setelah menempuh perjalanan jauh, Uwais tiba di Madinah dan mendatangi rumah Rasulullah ﷺ. Sayangnya, Nabi sedang berada di medan perang. Uwais ingin menunggu, namun ia teringat pesan ibunya. Maka dengan hati berat, ia kembali ke Yaman tanpa sempat bertemu Rasulullah ﷺ.


Tinggalkan Balasan