Tiba di Baitul Maqdis
Sesampainya di Baitul Maqdis, Rasulullah mengikat Buraq sebagaimana yang biasa dilakukan para nabi. Di sana, beliau menemui arwah para nabi dari Nabi Adam hingga Nabi Isa ‘alaihimus salam. Malaikat Jibril berkata, “Orang yang paling mulia dalam pandangan Allah-lah yang memimpin salat.” Maka Rasulullah ﷺ menjadi imam salat berjamaah dua rakaat, diikuti oleh seluruh nabi dan malaikat.
Setelah salat, Rasulullah diberi pilihan antara semangkok susu dan semangkok arak. Rasulullah memilih susu. Malaikat Jibril berkata, “Engkau telah memilih fitrah, ya Muhammad. Seandainya engkau mengambil minuman keras, niscaya akan tersesatlah engkau dan umatmu.”
Perjalanan Mi’raj ke Langit
Dari Baitul Maqdis, didatangkan tangga surga yang dipancangkan di atas Sakhrah al-Muqaddasah. Tangga yang terbuat dari emas dan perak berlapis mutiara itu menjulang ke langit, dijaga 400.000 malaikat di kanan, 400.000 di kiri, 1.000 di depan, dan 1.000 di belakang.
Langit Pertama: Rasulullah bertemu Nabi Adam ‘alaihissalam, bapak seluruh manusia. Di sana juga ditunjukkan orang-orang yang memakan harta anak yatim dan wanita-wanita yang memasukkan laki-laki bukan keluarganya ke rumah mereka.
Langit Kedua: Bertemu dengan Nabi Yahya dan Nabi Isa ‘alaihimassalam.
Langit Ketiga: Bertemu dengan Nabi Yusuf ‘alaihissalam yang sangat tampan.
Langit Keempat: Bertemu dengan Nabi Idris ‘alaihissalam.
Langit Kelima: Bertemu dengan Nabi Harun bin Imran ‘alaihissalam, yang sangat dicintai kaumnya.
Langit Keenam: Bertemu dengan Nabi Musa ‘alaihissalam, yang tinggi, kurus, dan berambut ikal.

Tinggalkan Balasan