- Bukan karena harta yang banyak: Realitas menunjukkan bahwa banyak orang kaya justru hidup dalam kegelisahan yang mendalam. Sebaliknya, orang miskin pun bisa merasakan kegelisahan, bahkan Ustaz Hilman mengisyaratkan bahwa jumlah orang yang gelisah dari kedua kelompok ini terbilang banyak.
- Bukan karena punya jabatan tinggi: Kekuasaan dan jabatan tidak menjamin kedamaian batin. Tingginya posisi seringkali dibarengi dengan tingginya tekanan dan tanggung jawab, yang justru bisa memicu kegelisahan.
- Bukan karena terkenal atau populer: Popularitas, alih-alih memberikan ketenangan, seringkali merenggut privasi dan menjadi beban tersendiri.
- Bukan karena punya pasangan atau tidak punya pasangan: Hubungan romantis, baik yang sudah terjalin dalam pernikahan maupun yang belum, terbukti bukanlah penjamin ketenangan. Baik yang berpasangan maupun yang sendirian, keduanya sama-sama berpotensi merasakan kegelisahan.
Dari semua fakta ini, jelaslah bahwa ukuran ketenangan bukanlah pada harta, pasangan, atau segala atribut duniawi yang kita miliki. Segala yang sifatnya materi dan fana tidak mampu mengisi kekosongan spiritual dalam hati manusia.
Halaman


Tinggalkan Balasan