“Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,”

“Alhamdulillah. Segala puji hanya bagi Allah SWT, yang membangunkan kita di sepertiga malam terakhir, waktu yang penuh berkah, dan menggerakkan hati kita untuk berkumpul di rumah-Nya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah SAW, beserta keluarga dan sahabat beliau.”

“Kita baru saja memasuki waktu Subuh, sebuah waktu transisi yang sangat istimewa. Ada amalan ringan, namun dampaknya luar biasa, yang harus kita biasakan menjelang waktu Subuh, yaitu Istighfar di Waktu Sahur.”

“Amalan ini memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah, bahkan disebutkan secara khusus dalam Al-Qur’an, tepatnya di Surah Ali Imran ayat 17. Allah menjanjikan empat keutamaan besar bagi orang yang rajin memohon ampunan di waktu ini. Mari kita catat dan resapi bersama.”


I. Keutamaan Pertama: Hati yang Lapang dan Sabar

“Orang yang sering beristighfar, khususnya menjelang Subuh, akan diberikan keutamaan yang pertama, yaitu: As Shobirina, kesabaran yang luar biasa.”

“Orang yang sering istigfar khususnya di waktu subuh itu cenderung hatinya lebih lapang. Mudah mengatasi berbagai persoalan karena kesabarannya ditambah oleh Allah.”

“Istighfar membersihkan jiwa kita dari kotoran dosa. Ketika hati bersih, ia akan lapang. Sehingga, ketika datang masalah, kita tidak mudah panik, tidak mudah marah. Allah menjadikan istighfar sebagai penambah ‘baterai kesabaran’ kita, yang sangat kita butuhkan dalam menghadapi hiruk pikuk kehidupan sehari-hari.”

II. Keutamaan Kedua: Pribadi yang Jujur dan Amanah

“Keutamaan kedua adalah Al Shodiqina, merubah ia menjadi pribadi yang lebih jujur.”

“Dua, merubah ia menjadi pribadi yang lebih jujur. Washodqina. Jelas.”

“Dosa dan kebohongan seringkali berjalan beriringan. Dengan rajin beristighfar, kita mengakui kesalahan di hadapan Allah, dan ini melatih kejujuran jiwa. Pribadi yang jujur akan tenang dalam hidupnya, karena Allah mencintai kejujuran, baik dalam perkataan maupun perbuatan, termasuk dalam berbisnis dan bekerja.”

III. Keutamaan Ketiga: Khusyuk dalam Semua Ibadah

“Keutamaan ketiga adalah Al Qonitina, bertambahnya kekhusyuan dalam semua proses ibadah.”

“Tiga, menambah kekhusyuan dalam semua proses ibadah. Walqonitina. Kalau salat makin khusyuk, orang istigfar itu makin khusyuk salatnya.”

“Tahukah Anda, salah satu penghalang utama kekhusyuan kita dalam shalat adalah ‘beban dosa’ yang dibawa jiwa kita. Istighfar adalah proses pembersihan itu. Ketika jiwa bersih, ia lebih fokus menghadap Allah. Inilah mengapa sebagian ulama membimbing untuk beristighfar sebelum shalat. Istighfar yang terbiasa kita lakukan di malam hari akan secara otomatis membantu kita lebih khusyuk saat kita berdiri menghadap Allah dalam shalat Subuh dan shalat-shalat lainnya.”

IV. Keutamaan Keempat: Rezeki Melimpah dan Berkah

“Inilah keutamaan yang seringkali dicari banyak orang, dan istighfar menjelang Subuh adalah kuncinya. Keutamaan keempat adalah Al Munfiqina, bertambahnya harta.”

“Yang keempat Wal munfiqina bertambah harta. Hartanya makin nambah. Bisnis lancar, pekerjaan lancar, rezeki melimpah tapi berkah.

“Perhatikan, janji Allah bukan hanya rezeki yang banyak (melimpah), tetapi yang paling penting adalah berkah. Rezeki yang banyak tanpa berkah hanya akan membawa masalah dan kesulitan. Rezeki yang berkah, walaupun sedikit, akan mencukupi dan membawa ketenangan jiwa.”

“Istighfar adalah magnet rezeki, karena istighfar menghilangkan penghalang antara kita dan rezeki Allah, yaitu dosa-dosa kita.”


V. Penutup dan Ajakan

“Hadirin yang dimuliakan Allah,”

“Empat keutamaan ini, mulai dari Sabar hingga Rezeki yang Berkah, adalah hadiah langsung dari Allah bagi mereka yang meluangkan waktu sejenak di waktu sahur untuk memohon ampunan. Amalan ini disebut Al Mustaghfirina bil Ashaar, orang-orang yang beristighfar di waktu sahur.”

“Mari kita biasakan. Luangkan waktu sebelum adzan Subuh berkumandang untuk berwudhu, bermunajat, dan perbanyak ucapan: Astaghfirullah wa atubu ilaih (Aku memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya).”

“Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang pandai beristighfar dan mendapatkan limpahan rezeki yang melimpah dan berkah. Amin Ya Rabbal Alamin.”

“Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”