Perjalanan ke Thaif: Ujian yang Menggetarkan Jiwa

Dalam kondisi tersebut, Rasulullah ﷺ berharap mendapatkan dukungan dakwah dari Bani Tsaqif di Thaif, sekitar 100 km dari Makkah. Beliau berjalan kaki bersama Zaid bin Ḥārithah.

Namun yang terjadi justru:

  • Penolakan
  • Caci maki
  • Lemparan batu hingga kaki Rasulullah ﷺ berdarah

Dalam kondisi terluka dan terhina, Rasulullah ﷺ berlindung di sebuah kebun. Di sanalah terjadi dialog agung antara langit dan bumi.

Doa Rasulullah ﷺ di Thaif

Alih-alih meminta azab, Rasulullah ﷺ berdoa:

“Ya Allah, aku mengadu kepada-Mu atas kelemahanku, kurangnya dayaku, dan kehinaanku di hadapan manusia.
Selama Engkau tidak murka kepadaku, aku tidak peduli apa pun yang aku hadapi.”

Beliau menolak tawaran malaikat penjaga gunung untuk menghancurkan penduduk Thaif, dan justru berharap: