Ketika mendengar cerita Isra dan Mikraj dari Abu Jahal—bukan dari Nabi ﷺ—Abu Bakar menjawab dengan kalimat yang menggetarkan langit dan bumi:

“Jika Muhammad yang mengatakannya, maka itu benar.”

Inilah iman sejati.
Abu Bakar tidak meminta bukti, tidak menawar logika, tidak menimbang kemungkinan.

Karena itulah Nabi ﷺ bersabda:

“Jika iman Abu Bakar ditimbang dengan iman seluruh umat ini, maka iman Abu Bakar lebih berat.”


Pembuktian di Bukit Abi Qubais

Abu Bakar mendatangi Rasulullah ﷺ dan dengan lantang bertanya:

“Benarkah wahai Rasulullah?”

Rasulullah ﷺ menjawab:

“Benar.”

Abu Bakar langsung berkata keras:

“Engkau pasti benar.”

Ucapan ini menguatkan kembali iman para sahabat.