Ketika ditanya pendapatnya, Abu Jahal mengakui:
“Demi Allah, aku tahu Muhammad benar.”
Namun ketika ditanya mengapa tidak beriman, jawabannya sungguh menyedihkan:
“Karena fanatisme suku. Jika aku beriman, berarti suku Muhammad menang dan sukuku kalah.”
Inilah kebodohan sejati: mengetahui kebenaran, tetapi menolaknya demi gengsi dan kekuasaan.
Isra dan Mikraj Diceritakan, Kekufuran Bertambah
Abu Jahal mendatangi Nabi ﷺ yang sedang duduk merenung, lalu mengejek:
“Wahai Muhammad, mengapa engkau terlihat bingung?”
Dengan penuh kejujuran, Rasulullah ﷺ menceritakan apa yang terjadi:


Tinggalkan Balasan