Reaksi Rasulullah yang Mengejutkan
Di tengah situasi yang tegang itu, apa yang dilakukan Rasulullah?
Beliau tidak marah. Beliau tidak membalas dengan kata-kata kasar. Beliau bahkan tidak membiarkan Umar menyakiti Zaid.
Dengan suara yang tenang—tenang yang menenangkan, bukan tenang yang menakutkan—Rasulullah bersabda:
“Wahai Umar, dia hanya menuntut haknya. Seharusnya engkau menyuruhku membayar dengan baik, dan menyarankan dia untuk menagih dengan cara yang lebih sopan.”
Kemudian beliau menambahkan:
“Sekarang bawalah dia ke Baitul Mal. Bayarkan haknya, dan tambahkan 20 gantang kurma sebagai kompensasi.”
Umar, meski masih kesal, segera melaksanakan perintah Rasulullah. Ia membawa Zaid ke Baitul Mal, melunasi seluruh hutang Rasulullah, dan menambahkan 20 gantang kurma.
Pelajaran kedua: Rasulullah mengajarkan bahwa keadilan harus ditegakkan, bahkan ketika kita diperlakukan tidak adil. Beliau tidak mencari pembenaran untuk tidak membayar meski hutang belum jatuh tempo. Beliau bahkan menambahkan kompensasi, meskipun beliau adalah pihak yang dizalimi.

Tinggalkan Balasan