PUNGGAWANEWS, Dalam ajaran Islam, aktivitas berdagang (tijarah) menempati posisi yang istimewa. Ia tidak hanya dipandang sebagai sumber mata pencaharian yang halal, tetapi juga sebagai ladang ibadah. Nabi Muhammad SAW, yang dikenal sebagai seorang pedagang ulung dan teladan, pernah ditanya mengenai pekerjaan terbaik. Beliau menjawab: “Pekerjaan yang dilakukan seseorang dengan tangannya dan setiap perdagangan yang dilakukan dengan baik.”
Jawaban ini menegaskan bahwa profesi pedagang sangat dihargai dalam Islam, asalkan dijalankan dengan benar. Berdagang secara jujur bukan sekadar mencari keuntungan materi, tetapi merupakan bagian dari ibadah yang mendatangkan pahala dan keberkahan.
Halaman


Tinggalkan Balasan